Burjo Teh Nok: Jadi Burjo Favorit Anak Fakultas Bahasa dan Seni UNNES

 Burjo Teh Nok menjadi burjo langganan mahasiswa Fakultas Bahasa Seni UNNES. Letaknya yang ada di samping FBS UNNES, menjadikan Burjo ini cepat untuk dijangkau ketika sedang lapar. 

Sejak pagi hingga larut malam, Burjo Teh Nok hampir tidak pernah sepi pengunjung. Mahasiswa datang silih berganti, mulai dari sekadar mengisi perut setelah kuliah, mengerjakan tugas bersama teman, hingga melepas penat usai mengikuti berbagai kegiatan kampus. 

Selain letaknya yang stretagi, harganya yang murah juga menjadi alasan Burjo Teh Nok dipilih mahasiswa. Banyak menu makanan yang harganya dibawah 15 ribu. Menunya pun beragam, dari nasi goreng, mie goreng, nasi gongso, nasi orak-arik, penyetan, magelangan, hingga seblak. Dengan harga yang relatif terjangkau, mahasiswa dapat menikmati makanan yang mengenyangkan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.

Rizal salah satu mahasiswa FBS, mengatakan "Biasanya kalau malam nugas di sini, Harganya murah, porsinya pas, dan tempatnya nyaman untuk nongkrong atau ngerjain tugas,” (Jumat, 15/5/26)

Fasilitasnya yang lengkap juga membuat mahasiswa betah untuk berlama-lama di sini. Tersedia stopkontak dan wifi yang kencang. Cocok untuk mahasiswa yang ingin mengerjakan tugas sambil makan. 

Dengan lokasi yang strategis, harga terjangkau, dan suasana yang nyaman, Burjo Teh Nok berhasil menjadi salah satu kuliner favorit mahasiswa FBS UNNES. Bagi banyak mahasiswa, burjo ini bukan sekadar tempat makan, tetapi juga ruang sederhana yang menyimpan banyak cerita selama masa perkuliahan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa UNNES Tetap Olahraga Meskipun Bulan Puasa

Peserta UTBK di UNNES Keluhkan Soal Cukup Sulit pada Hari Pertama

Mahasiswa UNNES Hadirkan "Sore Baca" sebagai Kegiatan Membaca dengan Suasana yang Berbeda